Legenda Gerhana Matahari & Bulan – Gerhana matahari terjadi ketika posisi bulan terletak di antara Bumi dan Matahari, sehingga menutup sebagian atau seluruh cahaya Matahari. Walaupun Bulan lebih kecil, bayangan Bulan mampu melindungi cahaya Matahari sepenuhnya karena Bulan yang berjarak rata-rata jarak 384.400 kilometer dari Bumi lebih dekat dibandingkan Matahari yang mempunyai jarak rata-rata 149.680.000 kilometer.

Itulah pengetahuan dasar tentang Gerhana Matahari yang diketahui sebagian besar masyarakat saat ini. Namun pada zaman dulu saat ilmu pengetahuan belum semaju saat ini, Gerhana Matahari merupakan kejadian yang mengerikan dan sering dihubungkan dengan hal-hal yang berbau mistis. Minimnya informasi dan ilmu pengetahuan pada zaman dulu tentu membuat masyarakat pada saat itu menganggap Gerhana Matahari merupakan hal yang sangat menakutkan bahkan mungkin di kira sebagai pertanda akan datangnya kiamat.

Berkat ketakutan-ketakutan inilah kemudian mulai muncul berbagai legenda tentang Gerhana Matahari di berbagai kebudayaan kuno. Sebagian besar legenda ini tentu berhubungan dengan roh leluhur dan dewa yang dianggap menjadi penyebab utama menghilangnya matahari dari langit saat gerhana terjadi. Seperti beberapa legenda tengtang gerhana matahari yang berhasil Travistory kumpulkan berikut ini :

1. Matahari Sedang Dimakan

Dalam beberapa literatur kuno, Gerhana baik itu Matahari maupun Bulan di jelaskan terjadi karena ada iblis atau makhluk gaib yang memakan Matahari dan Bulan. Salah satu kisah unik ini diantaranya berasal dari Bangsa Viking yang mempercayai bahwa ada sepasang serigala yang selalu mengejar-ngejar Bulan dan Matahari. Dan saat salah satu serigala tersebut merhasil menangkap Matahari atau Bulan maka akan terjadilah Gerhana karena serigala tersebut akan melahap bulan.

serigala makan bulan - Legenda unik tentang Gerhana dari penjuru dunia

photo via : www.playbuzz.com

Sedangkan dalam kisah legenda lain yang berasal dari Vietnam, Gerhana terjadi karena ada seekor katak besar yang memakan Bulan atau Matahari.

katak makan matahari - Legenda unik tentang Gerhana dari penjuru dunia

Di Cina berbeda lagi, di negara yang kental akan cerita leluhur dan dewa-dewi ini, dipercaya jika gerhana terjadi karena ulah Naga yang menelan matahari.

naga makan matahai min min min - Legenda unik tentang Gerhana dari penjuru dunia

photo via : akami.us

Dalam mitos Hindu, khususnya yang ada di Bali ada pula kisah tentang terjadinya Gerhana, dalam kisahnya konon dulu ada seorang Iblis bernama yang berhasil memasuki Kahyangan dengan menyamar sebagai Kuwera (pelayan Dewa). Namun aksi Rahu ini diketahui oleh Dewi Ratih yang merupakan Dewi bulan dalam mitologi Hindu. Dewi Ratih yang mengetahui hal ini kemudian memberi tahu Dewa Vishnu dan akhirnya Rahu pun dipenggal. Sayangnya sebelum dipenggal Rahu ternyata sudah sempat meminum sedikit air Tirta Amerta yang dapat membuat orang hidup Abadi. Karena meminum air inilah akhirnya kepala dari Rahu tetap hidup. Dan karena merasa dendam terhadap Dewi Ratih, Kepala Rahu ini kemudian terbang ke langit dan menelan Bulan (Dewi Ratih) utuh-utuh. Namun karena tak lagi memiliki tubuh Bulan yang di telan itu kembali keluar dari leher Rahu. Karena itu gerhana bulan hanya terjadi sebentar saja saat Rahu menelan Dewi Ratih.

2. Beruang Berkelahi Dengan Bulan

Beruang Berkelahi Dengan Bulan min 1 - Legenda unik tentang Gerhana dari penjuru dunia

photo via : photo.99px.ru

Kali ini kisah unik tentang Gerhana, berasal dari Suku asli Pomo yang mendiami Utara Amerika. Suku ini mempercayai jika terjadinya gerhana bulan merupakan akibat dari ulah seekor beruang yang menggigit bulan. Konon ada seekor Beruang yang marah dan mulai berkelahi dengan matahari dan mulai mengigitnya, karena digigit beruang ini kemudian sebagian dari matahari menghilang dan terjadilah gerhana Matahari. Kisah ini akhirnya berakhir bahagia ketika Beruang dan Matahari akhirnya memutuskan untuk berdamai dan tak berkelahi lagi. Namun entah kenapa suatu hari Beruang tiba-tiba bertemu dengan Bulan dan mulai berkelahi dengan bulan sebelum akhirnya menggigit bulan. Saat itula kembali terjadi gerhana, tapi kali ini gerhana bulan karena bulanlah yang di gigit oleh beruang. Kisah rakyat ini sepertinya didasarkan pada siklus gerhana matahari yang biasanya terjadi sekitar 2 minggu setelah atau sebelum gerhana bulan. Selain itu Beruang merupakan hewan suci bagi masyarakat Indian Amerika pada umumnya dan hewan ini dianggap sebagai perwujudan tertinggi dari roh para leluhur bangsa Indian.

3. Matahari & Bulan Bertengkar

Matahari Bulan Bertengkar min - Legenda unik tentang Gerhana dari penjuru dunia

photo via : folklorethursday.com

Ternyata tak hanya sepasang kekasih saja yang bisa dilanda pertengkaran, Matahari dan Bulan pun ternyata demikian. Setidaknya itulah yang di percaya oleh Suku Inuit yang mendiami daratan Greenland di Alaska. Dalam salah satu dongeng suku ini, penyebab gerhana dipercaya merupakan buah dari pertengkaran dari Malina sang Dewi Matahari dan Anningan si Dewa Bulan. Menurut legenda Inuit kedua dewa yang bersaudara ini sangat senang bermain kejar-kejaran. Namun adakalanya salah satu diantara mereka marah saat itulah permainan kejar-kejaran mereka akan terhenti dan keduanya akan saling duduk sambil membelakangi punggung masing-masing. Posisi keduanya yang saling bertolak punggung inilah yang menyebabkan terjadinya gerhana.

Sementara itu kisah yang nyaris serupa juga ada pada dongeng dari suku Batammaliba yang tinggal di Benin dan Togo. Hanya saja, dalam tradisi suku ini momen terjadinya gerhana juga biasa digunakan untuk menyelesaikan masalah antar manusia yang ada di Bumi. Mereka yang sedang memiliki masalah dengan orang lain atau bertengkar diwajibkan untuk berbaikan saat terjadinya gerhana agar Bulan dan Matahari dapat rukun kembali dan tak saling melukai.

4. Matahari & Bulan Sedang Dicuri

bulgae makan matahari min min - Legenda unik tentang Gerhana dari penjuru dunia

photo via : corinneiskorean.com

Tak disangka negri Gingseng Korea ternyata juga memiliki mitos unik tentang Gerhana. Mitos tersebut adalah tentang anjing raksasa bernama Bulgae yang konon merupakan penyebab terjadinya gerhana. Bagi masyarakat Korea terjadinya gerhana merupakan akibat dari ulah Bulgae yang mencuri Bulan dan Matahari. Bulgae mencuri Bulan dan Matahari atas suruhan Rajanya yang merupakan penghuni sebuah dimensi gelap yang sama sekali tak memiliki cahaya. Karena ingin membuat dimensi miliknya memiliki cahaya Raja tersebut kemdian mengutus anjing raksasa peliharaanya (Bulgae) untuk mencuri Bulan dan Martahari dari bumi. Saat Bulgae berhasil menggigit matahari inilah kemudian terjadilah gerhana matahari dan saat yang digigit adalah bulan, maka terjadi gerhana bulan. Namun setelah berhasil membawa Bulan dan Matahari ke dimensi mereka, Raja dan Bulgae menyadari jika Matahari terlalu panas sedangkan Bulan terlalu dingin untuk mereka. Karena itu mereka akhirnya mengembalikan Matahari dan Bulan ketempatnya semula di Bumi.

5. Dewa Sedang Marah

helios min - Legenda unik tentang Gerhana dari penjuru dunia

photo via : felipe2p.deviantart.com

Hellios merupakan Dewa Matahari bagi bangsa Yunani Kuno. Dewa inilah yang dipercaya mempengaruhi pergerakan matahari di bumi. Dengan kereta kudanya Helios akan menarik Matahari mengelilingi Bumi dari arah Timur ke Barat. Saat itulah dunia manusia akan mendapatkan sinar Matahari. Perjalanan Kereta Kuda Helios inilah yang dipercaya oleh Bangsa Yunani kuno mengakibatkan terjadinya siklus siang dan malam. Bangsa Yunani kuno juga percaya jika terjadinya Gerhana Matahari merupakan kehendak dari Helios. Gerhana dianggap sebagai pertanda bahwa dewa sedang marah dan akan terjadi bencana dan kehancuran di muka bumi. Dewa yang marah akan mengambil Matahari dan tak lagi membiarkan sinarnya menerangi Dunia. Saat sinar Matahari tak lagi menyinari dunia inilah yang dipercaya oleh Orang Yunani kuno akan menjadi awal munculnya para penghuni dunia bawah ke permukaan dunia dan menebar kehancuran di seluruh muka Bumi.

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments