Ada lagu yang selesai begitu tombol berhenti ditekan, dan ada lagu yang menolak pergi dari kepala selama berhari-hari.Love Poem milik IU masuk ke kelompok kedua. Travis yakin kamu punya satu lagu yang selalu kembali di jam-jam sepi, dan bagi banyak orang di Indonesia, lagu ini adalah salah satunya.

Yang membuat Love Poem berbeda dari balada sedih kebanyakan adalah sudut pandangnya. Penyanyinya tidak mengeluh, tidak menuntut, dan tidak memohon supaya semuanya kembali seperti dulu. Dia berdiri di belakang seseorang, berjalan pelan, lalu menyanyi. Posisi itu terasa aneh kalau dipikir dengan logika orang yang sedang kehilangan. Kok bisa setenang itu?

Justru di situ kekuatannya. Love Poem ditulis seperti surat yang tidak pernah dikirim, atau dikirim tapi sengaja tidak diberi alamat lengkap. Ada pengirim, ada penerima, dan ada jarak yang dijaga rapi di antara keduanya.

Kenapa Lagu Ini Terasa Seperti Surat

Kalimat pembuka terjemahannya sudah memberi petunjuk arah. Sepertinya ada seseorang yang mendoakan seseorang lainnya. Perhatikan kata sepertinya. Penyanyi tidak mengklaim tahu apa yang sedang terjadi pada orang itu, dia hanya menebak dari luar. Ini sudut pandang orang yang sudah tidak punya akses ke dalam hidup seseorang, tapi masih peduli pada detail kecilnya.

Baris berikutnya menambah lapisan. Sebuah puisi cinta yang ditulis dalam keheningan, lalu terdengar lirih dan terbang ke arah penerimanya. Ada kesadaran bahwa pesannya mungkin tidak akan sampai. Karena itu muncul harapan agar tidak terlambat tiba di tempatnya. Di situ ada kegelisahan yang sangat manusiawi, bukan drama.

Kalau kamu pernah menulis pesan panjang lalu menghapusnya sebelum dikirim, kamu sudah paham rasa yang dimaksud lagu ini. Puisi cinta yang disebut di lirik bukan puisi di atas kertas. Isinya semua hal yang tidak pernah sempat diucapkan.

Terjemahan Bahasa Indonesia Lirik Love Poem

Berikut terjemahan lengkapnya. Baca pelan-pelan, karena alurnya bergerak dari menebak, ke menemani, lalu berhenti di satu titik yang tidak diselesaikan.

Sepertinya ada seseorang yang mendo’akan seseorang lainnya
Sebuah puisi cinta yang ku tulis dalam keheningan
Itu seolah terdengar begitu lirih
Dengan jelas itu terbang ke arahmu
Aku berharap itu tak akan terlambat untuk sampai di tempatmu
Aku akan berada disana, di belakangmu yang tengah berjalan seorang diri
Bernyanyi sampai akhir, lagu ini tak akan pernah berakhir
Sebentar saja, cobalah kau mendengarkannya
Aku akan bernyanyi untukmu yang tengah menyusuri malam panjang nan tak biasa ini
Sekali lagi, di duniamu
Sepertinya bintang-bintang berjatuhan
Air mata yang aku telan sekuat tenaga
Itu seolah mengalir di tempat ini
Aku kehilangan kata-kata, di dalam hatiku yang sunyi ini
Sebuah suara datang seperti halnya sebuah kenangan
Aku akan berada disana, di belakangmu yang tengah berjalan seorang diri
Bernyanyi sampai akhir, lagu ini tak akan pernah berakhir
Cobalah untuk menarik nafas yang panjang
Aku akan bernyanyi untukmu yang telah melupakan bagaimana caranya untuk menangis
(Sampai aku bisa berjalan kembali)
Aku akan memanggilmu
(Sampai aku bisa mencintaimu lagi)
Aku disini, lihatlah aku, sungguh
Bernyanyi sampai akhir, lagu ini tak akan pernah berhenti
Hari di saat malam panjangmu berakhir
Aku menoleh, tempat yang kau lihat itu, aku akan berada disana

Bagian di dalam tanda kurung itu yang paling sering dibahas. Sampai aku bisa berjalan kembali, sampai aku bisa mencintaimu lagi. Dua baris itu mengubah nada lagu. Yang dinyanyikan bukan janji bahwa semuanya akan baik-baik saja, melainkan janji untuk bertahan selama prosesnya belum selesai.

Dan proses itu tidak diberi batas waktu. Tidak ada kalimat seperti tahun depan atau bulan depan. Hanya kata sampai yang menggantung, dan justru itu yang membuat lagu ini sulit dilupakan.

Lirik Versi Latin dan Terjemahan Inggris

Sebagian pendengar di Indonesia lebih dulu akrab dengan versi romanisasi, karena lebih mudah diikuti saat bernyanyi. Berikut versi Latin dari liriknya, lengkap dengan baris berbahasa Inggris yang muncul di beberapa bagian.

nugureul wihae nugunga
gidohago inna bwa
sumjugyeo sseun sarangshiga
natge deullineun deuthae
neoegero seonmyeonghi naraga
neujji anke jarie dakireul
I’ll be there hollo geonneun neoye dwie
Singing till the end geuchiji aneul i norae
aju jamshiman gwi giuryeo bwa
yunani gin bameul geonneun neol wihae bureulge
tto han beon neoye sesange
byeori jigo inna bwa
sumjugyeo samkin nunmuri
yeogi heureuneun deuthae
hal mareul ireo goyohan maeume
gieokcheoreom deullyeooneun moksori
I’ll be there hollo geonneun neoye dwie
Singing till the end geuchiji aneul i norae
aju keodaran sumeul shwieo bwa
sori nae uneun beobeul ijeun neol wihae bureulge
(dashi georeogal su ittorok) bureulge
(dashi saranghal su ittorok)
Here i am jigyeobwa nareul, nan jeoldae

Baris berbahasa Inggris itu sengaja dibiarkan tidak diterjemahkan karena fungsinya sebagai penanda, bukan isi utama.I’ll be there muncul tepat di momen penyanyi memastikan posisinya. Sedangkan Singing till the end menegaskan bahwa lagunya tidak akan dipotong di tengah jalan.

Menariknya, kalimat itu muncul tanpa penjelasan. Tidak ada lanjutan seperti aku akan menunggumu sampai kamu kembali. Penyanyi berhenti di pernyataan sederhana, lalu masuk lagi ke baris berikutnya. Ruang kosong itulah yang membuat pendengar mengisi sendiri artinya.

Momen I’ll Be There dan Janji yang Tak Selesai

Kalau kamu mendengarkan lagu ini dengan mata tertutup, bagian I’ll be there terasa seperti tangan yang diletakkan di punggung seseorang tanpa menyentuhnya. Ada, tapi tidak mengganggu. Menemani, tapi tidak menahan.

Pilihan kata dalam lagu ini cukup konsisten, dan itu yang membuatnya terasa jujur. Berikut beberapa hal yang perlu kamu perhatikan saat membaca ulang liriknya.

  • Posisi penyanyi selalu di belakang, bukan di depan. Dia tidak menuntun dan tidak menarik tangan.
  • Kata bernyanyi muncul berkali-kali, sementara kata bicara hampir tidak ada. Komunikasi lewat suara, bukan lewat percakapan.
  • Nada lagu tetap tenang meski isinya berat. Tidak ada ledakan emosi di bagian akhir.
  • Baris berbahasa Inggris dipakai sebagai penegas, bukan hiasan.
  • Lagu berhenti tanpa penyelesaian, sama seperti pesan yang tidak pernah terkirim.

Poin terakhir itu yang paling sering bikin orang kembali memutar lagunya. Kita terbiasa dengan lagu yang menyelesaikan masalahnya di bait terakhir, entah dengan move on atau dengan harapan baru. Love Poem tidak memberi keduanya. Dia cuma memastikan satu hal, bahwa dia masih ada di sana.

Love Poem, Bbibbi, dan Dua Sisi IU

Kalau kamu mengikuti perjalanan musik IU, kamu tahu dia punya dua sisi yang jarang bertemu dalam satu lagu. Satu sisi menulis balada lembut seperti Love Poem, sisi lain menulis lagu yang tajam seperti Bbibbi.

Bbibbi punya nada bicara yang sama sekali berbeda. Kalau kamu mencari lirik lagu IU Bbibbi terjemahan, kamu akan menemukan kalimat-kalimat yang tegas, hampir seperti peringatan kepada orang yang suka mengomentari hidup orang lain. Nada itu jauh dari bisikan lembut di Love Poem. Tapi keduanya lahir dari orang yang sama, dan itu yang membuat IU menarik untuk diikuti.

Bedanya begini. Bbibbi berbicara kepada orang yang menyerang dari luar. Love Poem berbicara kepada seseorang yang mungkin tidak sadar sedang diperhatikan. Yang satu menjaga batas, yang satu membuka ruang. Dua pendekatan yang tidak bisa ditukar posisinya.

Kalau kamu sedang di titik hidup yang ramai dan butuh batas, Bbibbi mungkin lebih masuk. Tapi kalau kamu sedang menunggu seseorang yang tidak bisa kamu hubungi lagi, Love Poem akan terasa seperti ditulis khusus untukmu. Travis sendiri menyarankan mendengarkan keduanya berurutan, supaya sisi lembut dan sisi tajamnya terasa utuh.

Pada akhirnya, Love Poem bukan lagu yang menyuruhmu melupakan. Lagu ini cuma memastikan bahwa selama kamu masih berjalan, ada suara yang ikut berjalan di belakangmu. Tidak menuntut untuk dilihat, tidak meminta balasan. Dan mungkin itu sebabnya lagu ini tetap diputar bertahun-tahun setelah pertama kali kamu dengar, di malam-malam yang kamu kira sudah selesai.

Baca juga: Makna Lagu Dulu Kita Masih Remaja di Film Dilan.


Pemberitahuan/Notice: Situs ini tidak menyediakan Download Mp3 dari lagu yang ada. Kami hanya menulis lirik dan informasi tentang musik, penyanyi, dan musisi terkait. Semua karya baik lagu, musik maupun lirik dari lagu ini adalah sepenuhnya hak cipta dari pemiliknya dan pihak yang terkait seperti penulis, artis/penyanyi, dan label yang bersangkutan. Semua lirik disediakan oleh Travis hanya untuk tujuan pendidikan dan penggunaan pribadi saja. Untuk menghargai hak cipta dan karya para musisi, mari kita membeli CD / DVD MP3 yang asli.

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted