Mengupas Lirik 10000 Hours: Janji 10 Ribu Jam
Ada lagu yang cuma perlu lewat sekali di telinga, lalu tiba-tiba saja kamu sudah hafal bagian reff-nya.10.000 Hours milik Justin Bieber dan duo Dan + Shay persis seperti itu. Kalimatnya sederhana, nadanya lembut, dan pertanyaannya terasa seperti ditanyakan langsung ke kamu.
Lagu yang dirilis tahun 2019 ini mengisahkan sepasang kekasih yang rela menghabiskan waktu bersama selama 10.000 jam, atau kalau perlu seumur hidup. Saat baru diunggah, video musiknya sudah ditonton 450 ribu kali di Youtube. Angka itu belum seberapa dibanding apa yang terjadi setahun kemudian.
Pada 2020, lagu ini ramai lagi. Pemicunya bukan promosi besar-besaran, melainkan Jungkook dari BTS yang membawakan ulang lagu tersebut. Travis menduga banyak orang justru mengenal lagu ini dari versi itu, bukan dari versi aslinya. Dan itu menarik, karena lagu yang sama bisa terasa berbeda ketika dibawakan dengan warna suara yang lain.
Arti 10.000 Jam yang Sering Disalahpahami
Angka 10.000 jam biasanya dilekatkan pada gagasan bahwa seseorang butuh waktu selama itu untuk benar-benar menguasai satu keterampilan. Di lagu ini, angka tersebut dipinjam lalu dipakai untuk hal yang sama sekali berbeda. Bukan soal mahir memainkan alat musik, tapi soal memahami hati seseorang.
Yang menarik, penyanyinya justru mengakui bahwa ia mungkin tidak akan pernah sampai ke tujuan itu.Mungkin tidak akan pernah sampai. Pengakuan semacam itu jarang muncul di lagu cinta. Kebanyakan lagu romantis menjanjikan hasil akhir, sementara lagu ini cuma menjanjikan usaha.
Karena itu, lagu ini terasa lebih dewasa dibanding kebanyakan lagu cinta lain. Ia tidak menjual kepastian. Ia cuma bilang akan terus mencoba, mau butuh 10.000 jam atau sepanjang sisa hidupnya. Pilihan kata itu menutup semua pintu untuk mundur, dan justru dari situ kekuatannya muncul.
Ada satu hal lagi yang sering luput. Angka 10.000 jam di sini bukan target yang harus dicapai, melainkan cara untuk bilang bahwa ia tidak menghitung waktu. Kalau kamu benar-benar ingin mengenal seseorang, hitungan jam jadi tidak relevan. Yang tersisa cuma kesediaan untuk tinggal lebih lama.
Lirik 10000 Hours dan Terjemahan Bahasa Indonesia
Berikut lirik lengkap lagu 10.000 Hours beserta terjemahan Bahasa Indonesianya, seperti yang disajikan Travis di bawah ini.
Do you love the rain?
Does it make you dance
When you’re drunk with your friends at a party?
What’s your favorite song?
Does it make you smile?
Do you think of me?
When you close your eyes
Tell me what are you dreaming?
Everything, I wanna know it all
I’d spend 10,000 hours and 10,000 more
Oh, if that’s what it takes to learn that sweet heart of yours
And I might never get there but I’m gonna try
If it’s 10,000 hours or the rest of my life
I’m gonna love you
(Ooh)
Do you miss the road that you grew up on?
Did you get your middle name from your grandma?
When you think about your forever now
Do you think of me?
When you close your eyes
Tell me what are you dreaming?
Everything, I wanna know it all
I’d spend 10,000 hours and 10,000 more
Oh, if that’s what it takes to learn that sweet heart of yours
And I might never get there but I’m gonna try
If it’s 10,000 hours or the rest of my life
I’m gonna love you
(Ooh)
I’m gonna love you
Ooh, want the good and the bad
Everything in between
Ooh, gotta cure my curiosity
Ooh yeah, I’d spend 10,000 hours and 10,000 more
Oh, if that’s what it takes to learn that sweet heart of yours (Yeah, sweet heart of yours)
And I might never get there but I’m gonna try (Yeah)
If it’s 10,000 hours or the rest of my life
I’m gonna love you (Ooh)
I’m gonna love you, yeah (Ooh)
And I’m (Do you love the rain? Does it make you dance)
Gonna love you (I’m gonna love)
I’m
Gonna love you
Baca Juga: Lirik Lagu Yummy Justin Bieber dan Terjemahan Indonesia
Terjemahan Bahasa Indonesia
Apakah kamu menyukai hujan?
Apakah itu membuatmu menari
Saat kamu mabuk dengan teman di pesta?
Apa lagu kesukaanmu?
Apakah itu membuatmu tersenyum?
Apakah kamu memikirkanku?
Saat kamu memejamkan mata
Katakan padaku apa yang sedang kamu mimpikan?
Segalanya, aku ingin tahu semuanya
Aku akan menghabiskan 10.000 jam dan lebih dari 10.000 jam
Oh, jika itu yang diperlukan untuk mempelajari hatimu yang manis itu
Dan aku mungkin tidak akan pernah sampai di sana tetapi aku akan mencoba
Jika 10.000 jam atau sisa hidupku
Aku akan mencintaimu
(Ooh)
Apakah kamu merindukan jalan tempatmu tumbuh dewasa?
Apakah kamu mendapatkan nama tengahmu dari nenekmu?
Ketika sekarang kamu berpikir tentang selamanya
Apakah kamu memikirkanku?
Saat kamu memejamkan mata
Katakan padaku apa yang sedang kamu mimpikan?
Segalanya, aku ingin tahu semuanya
Aku akan menghabiskan 10.000 jam dan lebih dari 10.000 jam
Oh, jika itu yang diperlukan untuk mempelajari hatimu yang manis itu
Dan aku mungkin tidak akan pernah sampai di sana tetapi aku akan mencoba
Jika 10.000 jam atau sisa hidupku
Aku akan mencintaimu
(Ooh)
Aku akan mencintaimu
Ooh, mau yang baik dan yang buruk
Atau di antara keduanya
Ooh, harus menyembuhkan rasa penasaranku
Ooh ya, aku akan menghabiskan 10.000 jam dan lebih dari 10.000 jam
Oh, jika itu yang diperlukan untuk mempelajari hatimu yang manis itu
Dan aku mungkin tidak akan pernah sampai di sana tetapi aku akan mencoba
Jika 10.000 jam atau sisa hidupku
Aku akan mencintaimu (Ooh)
Aku akan mencintaimu (Ooh)
Dan aku akan mencintaimu
Aku akan mencintaimu
Kalau kamu baca terjemahannya pelan-pelan, kamu akan sadar bahwa lagu ini hampir tidak punya kalimat pernyataan besar. Hampir semuanya pertanyaan. Penyanyinya lebih banyak bertanya daripada mengumbar janji, dan justru itu yang membuat lagu ini terasa jujur.
Bagian yang paling sering dikutip orang jelas kalimat tentang 10.000 jam dan sisa hidup. Tapi bagian yang paling menarik buat Travis justru baris tentang nama tengah dari nenek. Detail kecil semacam itu tidak akan muncul kalau penulisnya tidak benar-benar penasaran pada seseorang.
Perhatikan juga bagian yang bilang ia mau yang baik dan yang buruk, termasuk semua yang ada di antaranya. Di situ lagu ini berhenti sebentar dari pertanyaan, lalu menegaskan satu hal: rasa penasaran itu tidak selektif. Ia mau tahu semuanya, bukan cuma bagian yang menyenangkan.
Pertanyaan Kecil yang Bikin Lagu Ini Terasa Dekat
Coba perhatikan daftar pertanyaannya. Hujan, lagu favorit, jalan tempat tumbuh dewasa, nama tengah. Tidak ada satu pun yang terdengar seperti bahan obrolan serius. Semuanya receh. Tapi justru itu poinnya.
Kalau seseorang bertanya soal masa depan atau rencana hidup, itu terasa seperti wawancara. Kalau yang ditanya hal-hal kecil, kesannya beda. Ia cuma ingin tahu kamu sebagai manusia, bukan sebagai calon pasangan yang harus lolos seleksi.
Ini juga alasan lagu ini gampang banget masuk ke kepala. Tidak ada metafora berlapis, tidak ada kiasan yang harus dibongkar. Semua kalimatnya bisa dipahami sekali dengar, dan itu bukan tanda lagu yang dangkal. Kadang kesederhanaan justru lebih sulit dibuat.
Beberapa hal yang membuat pertanyaan di lagu ini terasa personal:
- Pertanyaannya spesifik, bukan umum. Menanyakan nama tengah dari nenek jauh lebih personal dibanding menanyakan tanggal lahir.
- Semuanya tentang kebiasaan, bukan tentang fakta. Hujan dan lagu favorit menyimpan ingatan, bukan data.
- Ada pengakuan bahwa ia tidak tahu jawabannya. Rasa penasaran itu diakui terang-terangan.
- Pertanyaan yang sama diulang di akhir lagu, seolah jawabannya belum juga datang.
Baris terakhir itu penting. Di ujung lagu, pertanyaan soal hujan muncul lagi di sela-sela kalimat aku akan mencintaimu. Seolah ia sudah memutuskan untuk mencintai, tapi tetap belum tahu apakah orang itu suka hujan atau tidak.
Jungkook dan Gelombang Pendengar Baru
Tahun 2020, lagu ini kembali jadi bahan perbincangan setelah Jungkook dari BTS membawakan ulang. Versi itu diunggah lewat kanal suara resmi Bangtan, dan gelombang pendengarnya datang dari arah yang berbeda dari pendengar aslinya.
Fenomenanya klasik. Satu penyanyi dengan basis penggemar besar menyentuh lagu yang sudah setahun umurnya, lalu lagu itu seperti hidup kembali. Banyak yang akhirnya mencari versi aslinya, lalu baru sadar bahwa lagunya sudah ada sejak 2019.
Yang menarik, versi asli dan versi bawaan ulang tidak saling bersaing. Keduanya punya nuansa masing-masing. Versi aslinya terasa seperti percakapan tenang antara dua orang yang sudah saling kenal, sementara versi bawaan ulang terasa lebih rapuh dan sedikit lebih sendu.
Buat Travis sendiri, ini contoh bagus soal bagaimana sebuah lagu bisa punya dua nyawa. Yang pertama saat dirilis, yang kedua saat orang lain membawakannya dengan cara yang membuat pendengar baru merasa lagu itu ditulis untuk mereka.
Kenapa Lagu Ini Masih Sering Diputar
Ada beberapa alasan yang menurut Travis membuat lagu ini tidak gampang basi, meskipun sudah beberapa tahun berlalu:
- Temanya tidak terikat zaman. Rasa ingin tahu pada seseorang tidak akan pernah kedaluwarsa.
- Aransemennya tidak ramai, jadi tidak melelahkan didengar berkali-kali.
- Liriknya gampang diingat, sehingga sering muncul lagi di kepala tanpa sengaja.
- Ada dua versi yang bisa dipilih sesuai suasana hati.
- Cocok dipakai untuk mengungkapkan sesuatu yang belum berani diucapkan langsung.
Poin terakhir itu yang paling sering terjadi di kehidupan nyata. Banyak orang mengirim lagu ini ke seseorang bukan karena lagunya bagus, tapi karena tidak sanggup bilang sendiri. Lagu jadi jalan pintas, dan itu sah-sah saja.
Lagu ini juga tidak menuntut pendengarnya untuk merasa sedih. Ia bisa didengar sambil santai, sambil mengerjakan hal lain, atau sambil menunggu seseorang membalas pesan. Tidak ada beban emosi yang dipaksakan.
Mungkin itu warisan terbaiknya. Sebuah lagu yang mengakui bahwa mengenal seseorang butuh waktu panjang, bahwa hasilnya belum tentu tercapai, dan bahwa tetap mencoba adalah pilihan yang masuk akal. Travis rasa cukup banyak orang yang butuh kalimat seperti itu, bahkan kalau datangnya lewat lagu pop yang sederhana.
Baca Juga : Lirik Lagu Yummy Justin Bieber dan Terjemahan Indonesia
Pemberitahuan/Notice: Situs ini tidak menyediakan Download Mp3 dari lagu yang ada. Kami hanya menulis lirik dan informasi tentang musik, penyanyi, dan musisi terkait. Semua karya baik lagu, musik maupun lirik dari lagu ini adalah sepenuhnya hak cipta dari pemiliknya dan pihak yang terkait seperti penulis, artis/penyanyi, dan label yang bersangkutan. Semua lirik disediakan oleh Travis hanya untuk tujuan pendidikan dan penggunaan pribadi saja. Untuk menghargai hak cipta dan karya para musisi, mari kita membeli CD / DVD MP3 yang asli.