Ada ritual yang sebaiknya tidak kamu coba di rumah: menulis nama seseorang di selembar kertas, menusukkan jarum ke kertas itu, membakarnya, lalu menancapkan jarum yang sama ke mata sebuah boneka. Itulah gambaran ritual bunshinsaba yang dipakai para tokoh dalam film horor Korea berjudul sama. Kalau selama ini kamu cuma kenal Korea lewat drama romantis dengan hujan salju dan ciuman di episode keenam, film ini akan memberi pengalaman yang jauh berbeda. Travis sudah merangkum kenapa Bunshinsaba layak masuk daftar tontonan kamu, sekaligus menjawab pertanyaan yang paling sering muncul: bunshinsaba nonton di mana?

Kenapa Horor Korea Sering Dilewatkan

Sebut kata Korea, dan yang langsung muncul di kepala kebanyakan orang adalah drama romantis, grup idola, atau kuliner pedas. Citra itu terbentuk bertahun-tahun karena industri hiburan Korea memang jago memasarkan produk yang manis dan menghibur. Film horor mereka jarang dibahas di linimasa, jarang jadi bahan perdebatan, dan hampir tidak pernah masuk daftar rekomendasi tontonan akhir pekan. Padahal, di rak yang sama, ada banyak judul yang jauh lebih berani daripada yang orang kira.

Horor Korea punya karakter yang sulit ditiru negara lain. Mereka tidak selalu mengejar kejutan mendadak lewat suara keras. Yang dibangun adalah rasa tidak nyaman yang menumpuk perlahan: lorong rumah yang terlalu sepi, tatapan anak kecil yang terasa salah, dan rahasia keluarga yang sengaja dikubur dalam-dalam. Ketika kejutan akhirnya datang, efeknya justru lebih lama tinggal di kepala, kadang sampai berhari-hari setelah filmnya selesai.

Kekuatan lain horor Korea terletak pada akarnya. Banyak ceritanya lahir dari kepercayaan lokal tentang arwah, ritual, dan hutang yang belum dibayar. Ini yang membuat film seperti Bunshinsaba (2004) terasa asing sekaligus akrab. Kamu tidak perlu paham betul budaya Korea untuk merasa terganggu, tapi kamu bisa merasakan bahwa ada sesuatu yang sangat spesifik sedang dibicarakan di layar.

Ritual Bunshinsaba, Kutukan dari Kertas dan Jarum

Kata bunshinsaba merujuk pada praktik ritual yang dipercaya bisa memanggil arwah atau mengirim kutukan kepada orang lain. Dalam film tahun 2004 arahan sutradara Ahn Byung-ki, ritual ini dilakukan sekelompok siswi yang merasa diperlakukan tidak adil oleh guru mereka. Caranya sederhana, dan justru kesederhanaan itulah yang bikin merinding.

Umumnya ritual digambarkan begini: nama target ditulis di selembar kertas, kertas itu ditusuk jarum, lalu dibakar sambil membaca semacam mantra. Setelah itu jarum yang sama ditancapkan ke mata boneka sebagai media perantara. Boneka dipakai sebagai wadah, dan arwah yang dipanggil diminta menyelesaikan urusan si pemanggil. Tidak ada altar megah, tidak ada lilin mahal. Hanya alat-alat rumah tangga yang bisa kamu temukan di meja belajar mana pun.

Yang membuat ritual ini efektif sebagai bahan film bukan tata caranya, tapi siapa yang melakukannya. Pelakunya anak sekolah berseragam. Mereka belum paham betul konsekuensi dari apa yang mereka minta. Dan seperti kebanyakan cerita horor, permintaan yang terucap tanpa pertimbangan selalu ditagih dengan harga yang jauh lebih mahal dari yang sanggup dibayar.

Beberapa elemen yang bikin ritual bunshinsaba terasa menakutkan:

  • Nama orang asli yang ditulis tangan lalu dibakar
  • Jarum sebagai lambang rasa sakit yang dikirim ke target
  • Boneka yang dipakai sebagai perantara arwah
  • Mantra yang diucapkan berulang sampai suaranya terasa aneh
  • Pelaku ritual yang masih anak di bawah umur

Bunshinsaba (2004): Dendam Anak Sekolah dan Rahasia Sebuah Desa

Film ini dibuka dengan kedatangan seorang siswi pindahan dan ibunya, seorang penulis novel, ke sebuah desa. Sejak menit awal, suasana desa itu terasa ganjil. Penduduknya ramah secara berlebihan, tapi ada ketegangan yang tidak pernah dijelaskan. Di sekolah, sang anak langsung jadi sasaran perundungan oleh teman-teman sekelasnya.

Alih-alih diam, ia dan kawan-kawannya melakukan ritual bunshinsaba untuk membalas guru yang mereka benci. Setelah ritual itu, kematian mulai terjadi satu per satu. Polisi bingung, warga panik, dan yang paling penting: tidak ada yang tahu siapa arwah yang sebenarnya dipanggil malam itu. Situasi makin rumit karena orang-orang yang mati bukan cuma mereka yang terlibat ritual.

Sekitar sini film berubah arah. Ceritanya tidak lagi soal anak sekolah balas dendam, tapi soal masa lalu sang ibu di desa tersebut. Ada rahasia yang disimpan puluhan tahun, ada nama yang sengaja dihapus dari ingatan, dan ada satu peristiwa kelam yang melibatkan lebih dari satu orang dewasa. Horornya bergeser dari kejutan visual menjadi rasa bersalah kolektif. Inilah yang membuat Bunshinsaba (2004) masih dibicarakan sampai sekarang, dua dekade setelah rilisnya.

Sutradara Ahn Byung-ki sendiri dikenal sebagai salah satu nama yang mengangkat horor Korea di awal 2000-an. Sebelum Bunshinsaba, ia menggarap film horor bertema telepon yang juga cukup diperhitungkan. Gaya khasnya mudah dikenali: kamera tenang, warna dingin, dan pengungkapan rahasia yang datang seperti pukulan pelan ke ulu hati, bukan tamparan keras.

Bunshinsaba 3 dan Jejak Seri yang Berpindah Tangan

Seri bunshinsaba tidak berhenti di satu film. Beberapa tahun setelahnya, muncul sekuel yang dikembangkan dengan warna berbeda.Bunshinsaba 3 dirilis pada 2013 dan menjadi bagian dari rangkaian lanjutan yang diproduksi lewat kerja sama lintas negara, sehingga rasanya tidak sepenuhnya sama dengan film pertamanya.

Perpindahan ini bikin serinya terasa tidak seragam. Ada penggemar yang menganggap film pertama paling kuat karena alurnya rapat dan rahasia desanya benar-benar dibangun dari awal. Ada juga yang lebih menikmati sekuelnya karena kejutannya lebih sering dan tempo ceritanya lebih cepat. Dua kubu ini biasanya berdebat panjang di kolom komentar, dan tidak ada yang mau mengalah.

Yang menarik, judul bunshinsaba sendiri sudah jadi semacam merek. Penonton yang belum pernah menonton pun tahu bahwa judul itu berarti ada ritual, ada kutukan, dan ada harga yang harus dibayar. Dalam industri horor, judul yang bisa menjanjikan suasana sebelum filmnya diputar adalah aset besar yang tidak semua film punya.

Bunshinsaba Nonton di Mana?

Pertanyaan ini muncul terus karena film ini tidak selalu tersedia di platform besar. Ketersediaan film Asia lama memang sering berpindah-pindah mengikuti kesepakatan lisensi, dan itu berlaku di banyak negara termasuk Indonesia. Judul yang bulan ini ada, bulan depan bisa hilang tanpa pengumuman.

Langkah paling aman adalah mengecek layanan streaming legal yang punya koleksi film Asia. Beberapa platform berlangganan memang punya rak khusus untuk film Korea, dan judul-judul lama sering muncul diam-diam tanpa promosi besar. Kalau tidak ada di sana, coba cek layanan sewa per judul atau pembelian versi digital, karena biasanya stoknya lebih lengkap untuk film lama.

Alternatif lain: cari versi cakramnya. Untuk film horor Asia awal 2000-an, edisi fisik masih beredar di toko daring maupun lapak barang bekas. Kualitas gambarnya tidak selalu setara layanan digital, tapi buat sebagian orang justru ada sensasi tersendiri menonton dari pemutar cakram di ruangan gelap tanpa notifikasi ponsel yang mengganggu.

Cara aman mencari Bunshinsaba untuk ditonton:

  • Cek katalog film Asia di layanan streaming berlangganan
  • Gunakan fitur pencarian dengan judul asli dan tahun rilis
  • Coba layanan sewa atau beli film digital per judul
  • Cari edisi cakram di toko daring atau lapak barang bekas
  • Hindari situs ilegal yang penuh iklan dan risiko program berbahaya

Satu hal yang perlu diingat: jangan mengandalkan situs ilegal. Selain kualitasnya buruk dan iklannya mencurigakan, situs semacam itu sering menyisipkan berkas berbahaya ke perangkat kamu. Menonton horor seharusnya bikin takut karena ceritanya, bukan karena ponsel kamu kena masalah setelahnya.

Bunshinsaba bukan film horor yang mengandalkan teriakan atau kejutan murah. Ia bekerja pelan, membangun ketidaknyamanan lewat detail kecil, lalu menutupnya dengan rahasia yang menyakitkan. Kalau kamu tipe penonton yang suka teka-teki dan cerita masa lalu yang terbuka sedikit demi sedikit, film ini layak dicoba malam ini juga.

Tapi siapkan diri. Setelah menonton, kamu mungkin akan memandang boneka, kertas, dan jarum di rumah dengan perasaan yang berbeda. Dan kalau ada teman yang sok berani menantang kamu nonton horor Korea, kirim saja artikel ini ke dia. Biar dia tahu apa yang sebenarnya sedang dia tawarkan.

1

A Tale of Two Sister

A Tale of Two Sister - Berani Nonton Film Horor Korea Bunshinsaba?
Photo via : i.ytimg.com

” A Tale of Two Sister “, film horror yang satu ini mengisahkan tentang Bae Su mi dan Bae Su yeon yang merupakan kakak beradik adik. Mereka menghabiskan waktu mereka di sebuah rumah sakit jiwa. Kemudian mereka pulang ke rumah bersama ayahnya, Bae Moo Hyeon. Dirumah meraka disambut oleh Ibu tirinya yang kejam.

Saat mereka bersama tinggal di rumah dengan Ibu tirinya, Saat tinggal bersama ibu tirinya, So Yeon selalu disiksa secara fisik oleh ibu tirinya. Selin penyiksaan yang dialami oleh kedua bersaudara ini, di dalam rumah tersebut juga banyak hal-hal aneh dan janggal yang menghampiri kehidupan mereka seperti mimpi yang mengerikan, suara-suara misterius, bahkan penampakan hantu yan gkerap kali mendatangi mereka.

Film yang satu ini diambil dari kisah cerita rakyat Korea yakni ” Janghwa Hongryeon jeon “. Gimana? berani coba menonton film yang satu ini ?


2

Muoi

Film ini merupakan hasil kolaborasi antara Korea dan Vietnam yang menceritakan tentang seorang penulis novel Yoon He (Jo An) dari Korea yang pergi ke Vietnam untuk mencari inspirasi baru untuk karya buku keduanya. So yeon (Cha Ye Ryeon) yang merupakan teman Yoon He yang teah lama tinggal di Vietnam, menceritakan tentang legenda disana yakni Muoi

Muoi merupakan hantu wanita yang mendimai lukisan dan ingin membalas dendam karena telah dihianati. Karena tertarik dengan cerita temannya tersebut, Yoon He pun pergi ke Vietnam. Namun setelah bertemu dengan temannya tersebut, ia merasa tidak mengenal temannya lagi, karena perubahan yang ada pada temannya tersebut berbeda sekelai dengan So Yeon yang ia kenal.


3

Bunshinsaba

Bunshinsaba 2004 - Berani Nonton Film Horor Korea Bunshinsaba?
Photo via : www.koreanfilm.or.kr

Film yang berjudul ” Bunshinsaba “ ini menceritakan tentang seorang anak dan ibunya yang mengalami kebutaan yang baru pindah ke Seoul. Karena kekurangan yang ia miliki, ia sering kali diganggu oleh teman-temannya.

Karena  sudah tak tahan dengan hal tersebut, ia dan 2 teman lainnya menggunakan papan arwah Oujia untuk memanggil rowh dan memintah arwah tersebut untuk membalsa perbuatan anak-anak yang mengganggunya tersebut.

Dalam permainan Ouija terdapat aturan diamana tidak boleh membuka mata. namun anak tersebut melanggar aturan tersebut yang akhirnya ia selalu diikuti oleh arwah tersebut. Film yang satu ini bagus banget loh, buktinya pada tahun 2005 silam, film horor korea ini mendapat primier di Amerika Serikat pada ajang New York Korean Film Festival untuk versi pertamanya.


4

The Evil Twin

The Evil Twin - Berani Nonton Film Horor Korea Bunshinsaba?
Photo via : www.amazon.com

Berlatar belakang kerajaan, tepatnya pada dinasi Chosun. Film ini mengisahkan tentang saudara kembar yang bernama So Yeon dan Hyo Jin. Pada suatu ketikan, saudara kembar ini dikejar oleh sekelompok anak hingga akhirnya tercebur di dalam danau. Namun dari kedua saudara kembar tersebut, hanya So Yeon yang bisa diselmatkan itu pun ia mengalami koma hingga 10 tahun lamanya.


5

Wishing Stairs

Wishing stairs - Berani Nonton Film Horor Korea Bunshinsaba?
Photo via : popularasians.com

Film horror korea ini menceritakan tentang legenda anak tangga dimana jika mampu menaiki tangga hingga anak tangga ke 29 maka segala permohonan akan dikabulkan.Hal ini pun dimanfaatkan oleh dua orang yang sebenarnya saling berteman baik, namun akibat kompetisi ballet dimana pemenangnya adakan diberangkatkan ke Rusia membuat pertemanan mereka semakin runyam.

Dengan adanya kompetisi ini meruka pun terus berusaha termasuk mencoba legenda anak tangga yang mereka dengan tersebut. Namun salah satu dianta mereka meninggal dunia dan akhirnya menghantui sisawa siswi yang lainnya.


6

Yoga Hakwon

Yoga Hakwon - Berani Nonton Film Horor Korea Bunshinsaba?
Photo via : serebniti.ru

Bercerita tentang seorang MC wanita di sebuah acara Home Shopping yang terpaksa berhenti karena digantikan oleh seorang yang lebih cantik, muda, langsing, dan pernah mengikuti ajang kontes kecantikan.

Hingga suatu ketika ia bertemu dengan teman lamanya yang memiliki penampilan amat cantik, Lebih cantik dari yang pernah ia kenal. Temannya itupun menyarankannya untuk mengikuti kelas Yoga. Akhirnya ia pun mengikuti kelas yoga tersebut bersama 4 orang lainnya.

Namun instruktur dari kelas tersebut mengatakan hanya ada 1 orang saja yang akan memperoleh kecantikan abadi. Namun untuk meraih hal itu tidaklah mudah. Karena banyak pantangan yang harus mereka jalani seperti dilarang berhubungan dengan dunia luar selama kelas berlangsung, dilarang memakan makanan yang tidak diijinkan, dan dilarang bercermin. Selain pantangan tersebut, selama kelas Yoga tersebut berlangsung, banyak sekali kejadian-kejadin horor yang berlangsung yan gmembuat kalian pastinya ketakutan saat menontonnya.


7

Memento Mori

Memento Mori - Berani Nonton Film Horor Korea Bunshinsaba?
Photo via : alchetron.com

Film Horor Korea yang satu ini merupakan film Korea pertama yang mampu menampilkan karakter lesbian. Seorang siswi yang bernama Min Hyo-shin merupakan seorang Lesbian dan dikucilkan oleh teman-temannya.

Karena tak kuat akhirnya siswi ini melakukan bunuh diri dalam keadaan hamil. Tak lama berselah setelah kejadian tersebut, berbagai kejadian anehpun bermunculan dan meneror sekolah. Film Memento Mori ini dibintangi oleh Lee Young-jin, Kim Min-sun, Park Ye-jin, dan Gong Hyo-jin.


8

A Blood Pledge

A Blood Pledge - Berani Nonton Film Horor Korea Bunshinsaba?
Photo via : www.hancinema.net

A Blood Pledge atau perjandian darah, merupakan sebuha film horror korea yang menceritakan tentang 4 orang siswi yang melakukan perjanjian menggunakan darah mereka sendiri untuk mati bunuh diri bersamaan. Dimana dalam perjanjian tersebut apabila salah seorang dari keempat siswi tersebut selamant maka ia akan dihantui sepanjang hidupnya. Namun saat malam yang direncanakan untuk melakukan bubuh diri, hanya seorang  siswi saja yang melompat untuk bunuh diri dan akhirnya tewas.

Baca juga :

5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted