Saat ini investasi mata uang kripto sangat menarik bagi para investor yang memiliki nyali tinggi. Sebab jika kita mengetahui celahnya, kita bisa mendapatkan hasil yang sangat menjanjikan. Namun perlu digaris bawahi, meskipun iming-imingnya menghasilkan yang sangat banyak sebaiknya kamu jangan asal berinvestasi.

Jika kamu asal-asalan berinvestasi tanpa mengetahui apapun bisa saja kamu mengalami kerugian. Agar kamu terhindar dari hal yang tidak diinginkan, pahami terlebih dahulu hal yang harus dilakukan. Berikut ini ada beberapa tips cara investasi crypto untuk pemula. Namun sebelumnya mari simak penjelas tentang kripto.

 

Apa Itu Crypto?

Apa Itu Crypto - Tips Cara Investasi Crypto Untuk Pemula Supaya "Untung"
photo via coindesk.com

Cryptocurrency atau kripto adalah mata uang digital yang dirancang untuk bekerja sebagai media pertukaran yang menggunakan kriptografi yang kuat untuk mengamankan transaksi keuangan, mengontrol proses pembuatan unit tambahan dan memverifikasi transfer aset.

Mata uang digital atau virtual ini hampir tidak mungkin untuk dipalsukan atau digandakan. Pencatatan dari Cryptocurrency atau kripto biasanya terpusat dalam sebuah sistem yang disebut dengan teknologi blockchain. Selain itu, Cryptocurrency umumnya tidak dikeluarkan oleh otoritas pusat, membuat mereka secara teoritis kebal terhadap campur tangan atau manipulasi pemerintah.

Crypto sendiri “mengacu pada berbagai algoritma enkripsi dan teknik kriptografi yang melindungi entri ini, seperti enkripsi kurva elips, public-private key pairs, dan fungsi hashing.

 

Resiko Bermain Crypto

Resiko Bermain Crypto - Tips Cara Investasi Crypto Untuk Pemula Supaya "Untung"
photo via pcgamer.com

Sebelum berharap bermain kripto akan menghasilkan uang yang banyak. Perlu diingat tidak ada investasi yang tidak memiliki risiko. Nah, berikut ini beberapa resiko bermain kripto yang harus kamu ketahui sebelum membeli mata uang kripto :

1. Sangat Fluktuatif

Kenaikan dan penurunan nilai tukar mata uang kripto bisa terjadi begitu cepat dan terkadang bisa sangat ekstrim. Awalnya, nilainya bisa sangat tinggi namun setelahnya bisa merosot tajam. Sama halnya seperti investasi saham, investasi kripto memiliki karakteristik High Risk High Return.

2. Rawan Kejahatan Cyber

Seperti yang sudah dijelaskan tadi, kripto berbasis teknologi maka dari itu investasi ini sangat rentan terhadap serangan cyber. Jika sesuatu hal yang tidak diinginkan terjadi seperti mata uang kripto kamu hilang atau dicuri, nantinya kamu akan kesulitan untuk mendapatkannya. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya laporan yang mengatakan jika banyak pembeli kehilangan investasi mereka akibat di retas.

3. Minim Regulasi

Di Indonesia sendiri, peraturan soal kripto masih cukup baru. Meskipun peratyrannya memberikan legalitas investasi ini menjadi solid di Indonesia. Tapi ada juga sejumlah ketentuan yang bisa menimbulkan risiko bagi nasabah.

 

Cara Membeli Crypto Untuk Pemula

Cara Membeli Crypto Untuk Pemula - Tips Cara Investasi Crypto Untuk Pemula Supaya "Untung"
photo via koinworks.com

Jika kamu sudah memahami tentan konsepnya, maka kamu sudah bisa untuk mulai mencobanya. Di lansir dari axe.com, berikut ini cara membeli kripto untuk pemula.

1. Pelajari Aset Crypto yang Dipilih

Hal pertama yang perlu kamu lakukan yaitu tahu dan memahami apa saja aset kripto yang beredar di pasaran. Nama-nama aset kripto yang cukup terkenal di pasaran ada Solana, Ethereum, Bitcoin, Shiba Inu dan Dogecoin.

2. Pilih Exchange yang Tepat

Setelah mengetahui aset kripto yang ada, kamu perlu tahu exchange yang tepat untuk trading kripto. Ini bisa membantumu untuk bertransaksi lebih aman. Selain itu, memilih exchange yang tepat juga sangat menentukan bakal untung atau rugi. Untuk memilih exchange kamu perlu mempertimbangkan keamanan, layanan pelanggan dan biaya transaksi.

3. Daftar dan Buka Akun

Selanjutnya yang perlu kamu lakukan untuk main kripto yaitu registrasi dan buka akun. Untuk memulainya kamu bisa download aplikasi kripto di App Store atau Play Store. Setidaknya ada beberapa aplikasi yang bisa dipertimbangkan yaitu Tokocrypto, Indodax, Bybit, atau Binance.

4. Verifikasi Data

Jika kamu sudah berhasil mendaftar di aplikasi, kamu akan diarahkan untuk memverifikasi data. Kamu akan dimintai untuk mengambil foto KTP dan foto selfie dengan memegang KTP. Selama data yang kamu masukan valid, prosesnya tidak akan lebih dari 12 jam.

5. Setor Deposit

Akun sudah terverifikasi, kamu bisa lanjut ke tahap selanjutnya yaitu setor sejumlah dana ke rekening yang kamu buka. Untuk besarnya setoran beda-beda, tergantung dari marketplace yang digunakan.

6. Beli Aset Crypto

Di tahap ini kamu perlu hati-hati. Sebelum memutuskan untuk membeli aset kripto, lakukan riset terlebih dahulu. Poin pentingnya semakin bagus dan prospektif proyeknya, nilai ast kripto akan semakin tinggi.

7. Simpan di Wallet Crypto

Buat kamu yang sudah berhasil membeli aset kripto, simpan hasil pembelian tersebut di wallet atau dompet digital. Wallet kripto ini bisa kamu kelola sendiri atau melalui exchange. Kedua pilihan ini memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Jika kamu memilih menyimpan di wallet exchange, hal ini akan lebih praktis. Namun resikonya lebih tinggi karena dapat dibobol. Namun jika kamu memilih menyimpannya di wallet pribadi, ini sangat aman karena aktivitasnya tidak terhubung dengan internet. Tapi masalahnya hanya di kepraktisannya dan kamu mungkin akan mengeluarkan biaya ekstra ketika bertransaksi.

8. Jangan Terburu-Buru Menjual

Jika kamu lagi tidak beruntung, seperti ketika membeli aset kripto tapi harganya malah turun, kamu tidak perlu panik dulu dan terburu-buru menjualnya. Ketika nilai kripto-mu turun, kamu bisa membelinya lagi dengan harga yang lebih rendah buat dapetin harga rata-rata yang lebih rendah. Perhatikan performanya dikemudian hari, jika harganya mulai naik, tentunya kamu akan untung bukan?

 

Cara Mengurangi Resiko Bermain / Investasi Di Crypto

Cara Mengurangi Resiko Bermain atau Investasi Di Crypto - Tips Cara Investasi Crypto Untuk Pemula Supaya "Untung"
photo via zipmex.com

Investasi juga memiliki risiko yang sewaktu-waktu bisa menghantui, maka dari itu diperlukan langkah tepat untuk menghindarinya. Risiko dalam berinvestasi tidak selamanya dipandang sebagai sebuah hal negatif. Karena dalam konteks investasi, semakin tinggi risikonya maka semakin tinggi kemungkinan keuntungannya. Nah, berikut ini sejumlah tips dan cara mengurangi resiko bermain kripto.

1. Update Berita Kripto

Tak bisa dipungkiri, sentimen negatif dan positif seputaran kripto dapat membuat harganya bervariasi. Maka dari itu selalu update berita terbaru agar kamu menjadi aman dalam meminimalisir risiko kerugian yang besar.

2. Menggunakan Indikator Teknikal

Pada dasarnya indikator yang terdapat pada bitcoin sama seperti trading forex dan saham. Beberapa indikator teknikal yang sering digunakan beberapa trader adalah Moving Average, MACD, RSI, Awan Ichimoku Kinko Hyo, dll. Namun indikator teknikal hanyalah alat bantu, sehingga jangan sampai menjadi acuan 100% kapan harus exit dan entry.

3. Fokus Strategi Long-Term

Strategi long term atau jangka panjang sangat ampuh dalam meminimalisir risiko volatilitas Bitcoin. Hal ini karena pegerakan harga bitcoin pada frame long-term bisa menunjukkan trend harga yang lebih terlihat jelas. Beberapa strategi trading long-term antara lain teknik Hodling dan Dollar Cost Averaging.

4. Hindari Ego Berlebihan

Psikologi merupakan salah satu musuh terbesar bagi trader. Pasalnya banyak trader yang terbawa emosi untuk trading dan terbawa suasana ingin membeli hingga menjualnya pada suatu waktu. Ego berlebihan inilah yang harus dihindari bagi para trader untuk meminimalisir risiko volatilitas bitcoin.

5. Disverifikasi Aset

Apa pepatah mengatakan “Jangan menaruh telur pada keranjang yang sama”. Hal ini karena lebih baik modal yang kamu punya dialokasikan pada beberapa jenis instrumen atau aset lainnya untuk diinvestasikan. Hal ini untuk menghindari adanya kerugian yang besar pada satu instrumen investasi.

 

Benarkah Investasi Kripto Bisa Kaya?

kripto - Tips Cara Investasi Crypto Untuk Pemula Supaya "Untung"
photo via npr.org

Investasi kripto tengah banyak diminati masyarakat, ini dikarenakan banyak tokoh-tokoh dunia yang memamerkan bahwa kripto menjadi salah satu investasi dalam menambah pundi-pundi kekayaan. Tapi sebelum berinvestasi kripto, tentu ada pemahaman dalam menimbang untung rugi investasi kripto ini. Menurut Bappebti, investasi kripto merupakan salah satu komoditas yang memiliki karakteristik utama yaitu volatilitasnya yang tinggi.

Keuntungan pertama, masyarakat dapat berinvestasi dengan dana yang relatif tidak besar. Keuntungan kedua, perdagangan aset kripto telah diatur oleh pemerintah dimana perdagangannya diawasi oleh Bursa Aset Kripto. Transaksinya diselesaikan dan dijamin oleh Kliring Berjangka. Karena dapat memberikan keuntungan yang tinggi dalam waktu yang relatif singkat, banyak orang tertarik untuk berinvestasi disini.

Namun meskipun bisa memberikan keuntungan yang tinggi, investasi kripto juga bisa menimbulkan kerugian bagi masyarakat jika salah ambil keputusan. Potensi rugi juga bisa terjadi jika para investasi tidak memiliki ilmu yang mumpuni. Maka dari itu sangat penting memperkaya informasi sebelum terjun melakukan investasi kripto.

Para masyarakat perlu memahami dengan benar transaksi dan mekanisme perdagangan aset kripto. Dimana mereka harus menjadi pelanggan pada calon pedagang aset kripto yang memiliki tanda daftar dari Bappebti. Calon investor juga harus menggunakan dana lebih bukan dana kebutuhan sehari-hari dan dihasilkan secara legal.

Buat kalian yang ingin berinvestasi patikan memilih jenis aset kripto yang telah ditetapkan oleh Bappebti. Selain itu investor kripto juga wajib memahami resiko fluktuasi harga yang timbul.

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments